Selasa, 03 Januari 2012

Cerpen - A Nice Memories

A NICE MEMORIES

    Hari ini hari libur,aku dan keluargaku menyempatkan diri untuk bepergian bersama.Ketika kami hendak sampai di penginapan tidak jauh dari penginapanku aku melihat sebuah kebun.
    Keesokan harinya aku ingin ke kebun tersebut,ku gandeng tangan kakakku untuk mengantarkanku ke kebun itu.Setelah tiba di depan gerbang kebun tersebut aku hanya melihat dari depannya saja yang berdinding kotor dan bergerbang karatan.
    Karena melihat dinding yang begitu kotor dan gerbang yang karatan aku rasanya ingin pulang walaupun di dalam hatiku aku masih penasaran.
    Di perjalanan pulang ke penginapan kupikir-pikir lagi kenapa aku harus pulang padahal aku masih penasaran.Akhirnya ku putuskan kembali lagi untuk melihatnya.
    Setelah sampai ku buka gerbangnya tak ku sangka di balik gerbang dan dinding yang jelek tersembunyi kebun yang sangat indah dengan bermacam-macam bunga didalamnya.Aku dan kakakku berjalan-jalan di kebun tersebut,tak begitu lama kami bertemu dengan seseorang.Kutanya siapa dia,ternyata dia adalah tukang kebun di disini.
    Setelah kami lama bercakap-cakap ternyata kebun tersebut menjadi tidak terawat semanjak yang punya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.Kebun tersebut sebenarnya di berikan kepada anak tunggal mereka akan tetapi anak mereka tidak mau karena beranggapan kebun ini hanya kebun biasa yang tidak menguntungkan.
    Padahal dengan kebun seluas ini Ia bisa menanam berbagai macan bunga yang bagus nan indah dan setelah berbunga ia bisa menjual bunganya.
    Ia salah jika beranggapan bahwa kebun ini tidak menguntungkan.Contohnya ia bisa mendirikan toko bunga disini,atau bahkan ia bisa mendirikan losmen dengan pemandangan bunganya.
    Sebesar apa losmen yang akan ia buat tidak akan sampai ½ dari kebun tersebut karena kebun tersebut memang amat sangat besar sekali.Mungkin sajajuga bisa di jadikan taman bermain atau taman bunga yang indah.
    Semoga saja apa yang aku katakana ini bisa terfikirkan oleh sang pemilik karena aku percaya tidak ada sesuatu yang tidak berguna.
    Sanyang sekali aku belum puas menikmati indahnya kebun tersebut matahari sudah tenggelam.Padahal besok aku sudah harus pulang kekota asal kami.Akhirnya aku dan kakakku berpamitan untuk pulang.
    Ku ceritakan pengalamanku bersama kakak tadi ke orang tuaku,mereka merespon akhirnya besok sebelum pulang kami sekeluarga singgah dahulu di kebun itu dan sekaligus berpamitan kepada bapak kebun disana.
    Tak berapa lama aku kesana kembali,tak sungka aku sekelurga menginap di penginapan yang dahulu sebuah kebun berdinding dan bergerbang jelek kini menjadi seperti ini.
    Akhirnya sang pemilik terfikir untuk menjadikan kebun ini menjadi seperti ini.
    Pengalamanku ini akan kusimpan di hati dan fikiranku dan menjadi A NICE MEMORIES untuk selamanya.

SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Drop Your Comen Here,,,

Thank You After Visit My Blog

Selasa, 03 Januari 2012

Cerpen - A Nice Memories

A NICE MEMORIES

    Hari ini hari libur,aku dan keluargaku menyempatkan diri untuk bepergian bersama.Ketika kami hendak sampai di penginapan tidak jauh dari penginapanku aku melihat sebuah kebun.
    Keesokan harinya aku ingin ke kebun tersebut,ku gandeng tangan kakakku untuk mengantarkanku ke kebun itu.Setelah tiba di depan gerbang kebun tersebut aku hanya melihat dari depannya saja yang berdinding kotor dan bergerbang karatan.
    Karena melihat dinding yang begitu kotor dan gerbang yang karatan aku rasanya ingin pulang walaupun di dalam hatiku aku masih penasaran.
    Di perjalanan pulang ke penginapan kupikir-pikir lagi kenapa aku harus pulang padahal aku masih penasaran.Akhirnya ku putuskan kembali lagi untuk melihatnya.
    Setelah sampai ku buka gerbangnya tak ku sangka di balik gerbang dan dinding yang jelek tersembunyi kebun yang sangat indah dengan bermacam-macam bunga didalamnya.Aku dan kakakku berjalan-jalan di kebun tersebut,tak begitu lama kami bertemu dengan seseorang.Kutanya siapa dia,ternyata dia adalah tukang kebun di disini.
    Setelah kami lama bercakap-cakap ternyata kebun tersebut menjadi tidak terawat semanjak yang punya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.Kebun tersebut sebenarnya di berikan kepada anak tunggal mereka akan tetapi anak mereka tidak mau karena beranggapan kebun ini hanya kebun biasa yang tidak menguntungkan.
    Padahal dengan kebun seluas ini Ia bisa menanam berbagai macan bunga yang bagus nan indah dan setelah berbunga ia bisa menjual bunganya.
    Ia salah jika beranggapan bahwa kebun ini tidak menguntungkan.Contohnya ia bisa mendirikan toko bunga disini,atau bahkan ia bisa mendirikan losmen dengan pemandangan bunganya.
    Sebesar apa losmen yang akan ia buat tidak akan sampai ½ dari kebun tersebut karena kebun tersebut memang amat sangat besar sekali.Mungkin sajajuga bisa di jadikan taman bermain atau taman bunga yang indah.
    Semoga saja apa yang aku katakana ini bisa terfikirkan oleh sang pemilik karena aku percaya tidak ada sesuatu yang tidak berguna.
    Sanyang sekali aku belum puas menikmati indahnya kebun tersebut matahari sudah tenggelam.Padahal besok aku sudah harus pulang kekota asal kami.Akhirnya aku dan kakakku berpamitan untuk pulang.
    Ku ceritakan pengalamanku bersama kakak tadi ke orang tuaku,mereka merespon akhirnya besok sebelum pulang kami sekeluarga singgah dahulu di kebun itu dan sekaligus berpamitan kepada bapak kebun disana.
    Tak berapa lama aku kesana kembali,tak sungka aku sekelurga menginap di penginapan yang dahulu sebuah kebun berdinding dan bergerbang jelek kini menjadi seperti ini.
    Akhirnya sang pemilik terfikir untuk menjadikan kebun ini menjadi seperti ini.
    Pengalamanku ini akan kusimpan di hati dan fikiranku dan menjadi A NICE MEMORIES untuk selamanya.

SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Drop Your Comen Here,,,

Thank You After Visit My Blog