Selasa, 03 Januari 2012

Pantun Persahabatan

Pantun Tentang Persahabatan

Aku melihat bulan bersinar
Menghiasi malam sunyi
Melihat persahabatan yang bersinar
Hati ini bahagia sekali
    Burung nuri nyaring bunyinya
    Burung elang menangkap mangsa
    Indah persahabatan kita
    Bak mentari yang bersahaja
Mentari siang menyinari
Bulan malam menerangi
Senangnya hati ini
Ada sahabat yang menemani
    Burung jalak terbang melayang
    Hinggap dipucuk pohon cemara
    Melihat sahabat yang riang
    Hati ini menjadi gembira
Burung elang burung nuri
Terbang keangkasa tinggi
Punya sahabat yang baik hati
Indahnya hidup ini

    Matahari siang bersinar terang
    Kena panulan bulan berbinar
    Hatiku sangat senang
    Persahabatan yang bersinar
Tikus hutan menari-nari
Mendengar suara burung nuri
Hatiku bagai menari-nari
Punya sahabat yang baik hati
    Bunga bakung di tepi kali
    Sungguh indah dan menawan
    Menyenangkan hidup ini
    Di damping persahabatan
Warna hitam warna putih
Berdampingan di hidup ini
Kian lama kian bersih
Persahabatan yang di hargai
    Pohon kelapa di tepi pantai
    Nyiur hijau melambai lambai
    Persahabatan yang dihargai
    Semakin lama semakin damai

Created by :
Qorina El-Baroroh   

Cerpen - A Nice Memories

A NICE MEMORIES

    Hari ini hari libur,aku dan keluargaku menyempatkan diri untuk bepergian bersama.Ketika kami hendak sampai di penginapan tidak jauh dari penginapanku aku melihat sebuah kebun.
    Keesokan harinya aku ingin ke kebun tersebut,ku gandeng tangan kakakku untuk mengantarkanku ke kebun itu.Setelah tiba di depan gerbang kebun tersebut aku hanya melihat dari depannya saja yang berdinding kotor dan bergerbang karatan.
    Karena melihat dinding yang begitu kotor dan gerbang yang karatan aku rasanya ingin pulang walaupun di dalam hatiku aku masih penasaran.
    Di perjalanan pulang ke penginapan kupikir-pikir lagi kenapa aku harus pulang padahal aku masih penasaran.Akhirnya ku putuskan kembali lagi untuk melihatnya.
    Setelah sampai ku buka gerbangnya tak ku sangka di balik gerbang dan dinding yang jelek tersembunyi kebun yang sangat indah dengan bermacam-macam bunga didalamnya.Aku dan kakakku berjalan-jalan di kebun tersebut,tak begitu lama kami bertemu dengan seseorang.Kutanya siapa dia,ternyata dia adalah tukang kebun di disini.
    Setelah kami lama bercakap-cakap ternyata kebun tersebut menjadi tidak terawat semanjak yang punya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.Kebun tersebut sebenarnya di berikan kepada anak tunggal mereka akan tetapi anak mereka tidak mau karena beranggapan kebun ini hanya kebun biasa yang tidak menguntungkan.
    Padahal dengan kebun seluas ini Ia bisa menanam berbagai macan bunga yang bagus nan indah dan setelah berbunga ia bisa menjual bunganya.
    Ia salah jika beranggapan bahwa kebun ini tidak menguntungkan.Contohnya ia bisa mendirikan toko bunga disini,atau bahkan ia bisa mendirikan losmen dengan pemandangan bunganya.
    Sebesar apa losmen yang akan ia buat tidak akan sampai ½ dari kebun tersebut karena kebun tersebut memang amat sangat besar sekali.Mungkin sajajuga bisa di jadikan taman bermain atau taman bunga yang indah.
    Semoga saja apa yang aku katakana ini bisa terfikirkan oleh sang pemilik karena aku percaya tidak ada sesuatu yang tidak berguna.
    Sanyang sekali aku belum puas menikmati indahnya kebun tersebut matahari sudah tenggelam.Padahal besok aku sudah harus pulang kekota asal kami.Akhirnya aku dan kakakku berpamitan untuk pulang.
    Ku ceritakan pengalamanku bersama kakak tadi ke orang tuaku,mereka merespon akhirnya besok sebelum pulang kami sekeluarga singgah dahulu di kebun itu dan sekaligus berpamitan kepada bapak kebun disana.
    Tak berapa lama aku kesana kembali,tak sungka aku sekelurga menginap di penginapan yang dahulu sebuah kebun berdinding dan bergerbang jelek kini menjadi seperti ini.
    Akhirnya sang pemilik terfikir untuk menjadikan kebun ini menjadi seperti ini.
    Pengalamanku ini akan kusimpan di hati dan fikiranku dan menjadi A NICE MEMORIES untuk selamanya.

SELESAI

Senin, 02 Januari 2012

Ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Ikrar Sumpah Pemuda Pada 28 Oktober 1928

Pada Tahun 1928 alam politik di Indonesia sudah di penuhi oleh jiwa persatuan.Rasa bangga,rasa telah menemukan diri sendiri,rasa memiliki cita-cita tinggi,yaitu Indonesia merdeka telah meresap dalam jiwa rakyat
Indonesia yang terjajah.Dalam kongres pemuda II pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta,yang dihadiri oleh utusan organisasi-organisasi pemuda,diikrarkanlah sumpah yang terkenal dengan nama                   “ Sumpah pemuda “  yang isinya adalah :

Pertama
Kami poetera poeteri Indonesia,mengakoe bertoempah darah jang satoe,tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera poeteri Indonesia,mengakoe berbangsa persatoenan,bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera poeteri Indonesia,mendjoenjoeng bahasa persatoean,bahasa Indonesia.

Sumpah pemuda mengandung banyak nilai-nilai dasar yang dijadikan inspirasi perjuangan selanjutnya,yakni kemauan dan kemampuan untuk menempatkan persatuan dan kesatuan di atas segalanya yang dilandasi oleh semangat patriotisme dan nasionalisme yang tertinggi.

Peristiwa sumpah pemuda merupakan sesuatu pengakun dari pemuda pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air,satu bangsa,dan satu bahasa.

Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut di perdengarkan lagu kebangsaan Indonesia raya ciptaan WR Soepratman untuk yang pertama kalinya.Pada saat itu lagu tersebut sempat dilarang olek pemerintah koloni belanda,namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.

Apabila kita ingin mengetahui lebih lanjut tentang sumpah pemuda,kita dapat mengunjungi museum sumpah pemda yang berada di gedung secretariat PPI Jl.Keramat Raya 106 jakarta pusat.

Resensi Film The Golden Compas

RESENSI FILM - THE GOLDEN COMPASS

Judul : The Golden Compass ( Kompas Emas )
Produser : Deborah Forte, Bill Carraro
Penulis Naskah :Phillip Pullman
Sutradara : Chris Weitz, Anand Tucker
Editor : Peter Honess, Anne V.Coates, Kevin Tent
Musik : Alexandre Desplat
Distributor : New Line Cinema

Kompas Emas

Film Hollywood Baru yang di keluarkan oleh “ New Line Cinema “ yang di realize pada tanggal “ 07 Desember 2007 ”ini adalah sebuah film petualangan seru yang pembuatannya berlokasi di Inggris. Yang di sutradarai oleh Chris Weitz dan Anand Tucker. Film ini disesuaikan dari serial buku “ His Dark Materials “ , salah satu karya fiksi dari Phillip Pullman yang terjual lebih dari 9 juta eksemplar.

Lyra Belacqua ( Dakota Blue Richards ), adalah seorang gadis cilik yatim piatu yang berumur 12 tahun, ia dirawat di Jordan College,Oxford. Lyra hidup bahagia bersama para cedikiawan dan sarjana-sarjana disana. Sehari-harinya, ia bermain dengan Roger, anak laki-laki lokal yang juga tinggal di sekitar situ. Kadang ia pun suka menjahili para professor disana. Dalam cerita ini, setiap manusia memiliki teman sejiwa bagaikan roh yang selalu mengikuti kita, namanya daemon.Daemon ini digambarkan dalam bentuk binatang.Lyra pun memiliki Daemon yang bernama Pantalaimon.
Pada suatu saat, Lyra menguping sebuah diskusi rahasia antara pamannya Lord Asriel dengan para sarjana disana.Mereka memperbincangkan dunia-dunia lain selain yang mereka tinggali, dan juga partikel aneh yang memiliki kemampuan luar biasa.Partikel itu biasa disebut bubuk ajaib yang hanya ditemukan di belahan bumi bagian utara. Jika seseorang memiliki bubuk ajaib tersebut, maka ia akan dapat menguasai seluruh alam semesta, dan mempersatukan seluruh dunia yang berbeda-beda. Namun tentunya akan ada beberapa pihak yang sangat tidak menyukai efek dari bubuk tersebut. Mereka akan menghalangi dan memusnahkan bubuk ajaib tersebut dengan cara apapun.
Pada satu waktu, tiba-tiba banyak anak-anak di kawasan itu menghilang begitu saja.Diduga kuat itu adalah ulah Gobbler. Hingga sahabat setia Lyra, Roger pun ikut menghilang, kali ini Lyra tak lagi bisa diam. Ia bertekad untuk menemukan Roger. Maka, ia dan Daemonnya, Pantalaimon, menyusun rencana dan strategi untuk mengadakan perjalanan demi menemukan Roger.
Sebelum Lyra pergi, pimpinan Jordan college (Jack Shepherd) memperkenalkannya dengan Nyonya Coulter (Nicole Kidman) yang sangat cantik.Kemudian, Lyra tinggal bersama nyonya Coulter.Pagi hari saat Lyra hendak meninggalkan Jordan College, pimpinan Jordan College memanggilnya secara rahasia ke ruang kantornya. Ternyata ia mengamanahkan sebuah alat aneh kepada Lyra untuk Lyra simpan dan digunakan ketika di butuhkan. Alat itu bernama Alethiometer.Alethiometer adalah alat ajaib yang dapat mengatakan kebenaran apapun yang ingin ditanyakan.Pimpinan Jordan College meminta kepada Lyra untuk menjaga alat itu dengan hati-hati dan tak memberikannya pada siapapun.
Setelah beberapa lama tinggal bersama Nyonya Coulter yang selalu terlihat sibuk dengan perusahaannya, Lyra akhirnya mengetahui keburukan Nyonya Coulter yang ternyata terlibat sepenuhnya dalam the General Oblation Board, sebuah organisasi yang tak lain adalah kumpulan Gobbler. Karena merasa masuk sarang penyamun, Lyra melarikan diri dari tempat nyonya Coulter.
Dalam pelariannya, ia bertemu dengan seorang Gypsi yang baik hati bernama Ma Costa (Clare Higgins). Sejak saat itu, ia hidup bersama para Gypsi dan berkenalan dengan pemimpinnya yaitu John Faa (Jim Carter) dan penasehatnya Farder Cordam (Tom Courtenay). Disanalah Lyra mengetahui asal usulnya, bahwa ternyata Lord Asriel adalah ayah kandungnya.Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata ibu kandungnya adalah Nyonya Coulter.Ia juga mengetahui bahwa saat ini Lord Asriel diculik dan ditahan di kerajaan beruang dengan penjagaan yang sangat ketat.
Demi niat baik, para Gypsi itu berencana hendak mengirimkan orang-orang terbaiknya ke arah utara, di Bolvangar, markas para Gobbler, untuk menyelamatkan anak-anak yang telah diculik. Lyra bersikeras untuk ikut dalam perjalanan para Gypsi tersebut, ia berharap dapat menemukan Roger dan ayahnya. Selama mereka menempuh perjalanan ke utara, mereka dipertemukan oleh seorang ratu penyihir, Serafina Pekkala (Eva Green), dan seekor beruang besar bernama Lorek Byrnison (Pengisi Suara : Nonso Anozie) yang telah keluar dari kerajaannya dan kemudian menawarkan jasanya untuk menolong rombongan tersebut. Mereka juga bertemu dengan penerbang Texan Lee Scoresby(Sam Elliot), yang nantinya akan membantu mereka dalam peperangan.Namun sialnya, ditengah perjalanan, Lyra justru ditangkap para pedagang anak-anak dan dibawa ke Bolvangar, tempat anak-anak diculik.Ternyata disana Lyra bertemu dengan Roger.
Kemudian akhirnya ia mengetahui motif para Gobbler menculik anak-anak, yaitu hendak memisahkan mereka dengan daemonnya. Kemudian Lyra dan Roger mulai menyusun rencana untuk melepaskan anak-anak lain yang sedang diculik.Dengan bantuan para Gypsi, ratu penyihihr, Lorek dan Mr. Scoresby, akhirnya mereka dapat menyelamatkan anak-anak tersebut.
Namun perjuangan Lyra dan Roger tak berhenti sampai disini.Mereka hendak melanjutkan perjalanan ke daratan Svalbard, tempat dimana kerajaan beruang berada.Kali ini, mereka ditemani oleh Lorek dan Mr. Scoresby.Disana, Lorek bertempur melawan raja beruang, yang pada akhirnya menetapkan Lorek sebagai pemenang dan pemegang tahta tertinggi kerajaan beruang selanjutnya.Dan Lyra pun akhirnya bertemu dengan ayah kandungnya.
Karena kelelahan setelah mengadakan perjalanan dan petualangan yang panjang, Lyra dan Roger pun istirahat dan terlelap dalam tidur. Namun ketia ia bangun, Lord Asriel telah meninggalkannya dan membawa Roger. Dengan bantuan Lorek, ia hendak mengejar dan menangkap ayahnya. Namun semuanya telah terlambat. Ayahnya telah menggunakan kekuatan yang luar biasa yang berasal dari terpisahnya Roger dengan daemonnya, hingga akhirnya Roger tewas. Roger dibuat tumbal untuk membuka gerbang menuju dunia baru.
Keungglan dari Film The Golden Compass adalah banyaknya nilai moral yang termuat dalam cerita ini. Rasa solidaritas dan kesetiakawanan teman-teman perjuangan Lyra patut dijadikan contoh.Dan juga kedewasaan yang luar biasa dari seorang gadis cilik, Lyra dalam menghadapi realita yang tak selalu cerah dalam hidupnya.Lyra mampu mengesampingkan egonya untuk menyelamatkan ayah kandung yang merahasiakan identitasnya. Nyali dan keberanian Lyra pun patut diacungi jempol, terlepas dari banyaknya pendukung  yang membantunya dan juga berkat kompas ajaib alethiometer.Dan kelemahan dari Film ini adalah endingnya yang menurut saya kurang jelas atau bersifat seperti menggantung dan kurang memuaskan.
Jadi, Film The Golden Compas adalah Film yang layak di saksikan oleh segala kalangan umur karena kaya akan imajinasi dan fiksi yang cukup menghibur sehingga tidak membuat penonton menjadi bosan dan jenuh ketika menyaksikan film ini.

Selasa, 03 Januari 2012

Pantun Persahabatan

Pantun Tentang Persahabatan

Aku melihat bulan bersinar
Menghiasi malam sunyi
Melihat persahabatan yang bersinar
Hati ini bahagia sekali
    Burung nuri nyaring bunyinya
    Burung elang menangkap mangsa
    Indah persahabatan kita
    Bak mentari yang bersahaja
Mentari siang menyinari
Bulan malam menerangi
Senangnya hati ini
Ada sahabat yang menemani
    Burung jalak terbang melayang
    Hinggap dipucuk pohon cemara
    Melihat sahabat yang riang
    Hati ini menjadi gembira
Burung elang burung nuri
Terbang keangkasa tinggi
Punya sahabat yang baik hati
Indahnya hidup ini

    Matahari siang bersinar terang
    Kena panulan bulan berbinar
    Hatiku sangat senang
    Persahabatan yang bersinar
Tikus hutan menari-nari
Mendengar suara burung nuri
Hatiku bagai menari-nari
Punya sahabat yang baik hati
    Bunga bakung di tepi kali
    Sungguh indah dan menawan
    Menyenangkan hidup ini
    Di damping persahabatan
Warna hitam warna putih
Berdampingan di hidup ini
Kian lama kian bersih
Persahabatan yang di hargai
    Pohon kelapa di tepi pantai
    Nyiur hijau melambai lambai
    Persahabatan yang dihargai
    Semakin lama semakin damai

Created by :
Qorina El-Baroroh   

Cerpen - A Nice Memories

A NICE MEMORIES

    Hari ini hari libur,aku dan keluargaku menyempatkan diri untuk bepergian bersama.Ketika kami hendak sampai di penginapan tidak jauh dari penginapanku aku melihat sebuah kebun.
    Keesokan harinya aku ingin ke kebun tersebut,ku gandeng tangan kakakku untuk mengantarkanku ke kebun itu.Setelah tiba di depan gerbang kebun tersebut aku hanya melihat dari depannya saja yang berdinding kotor dan bergerbang karatan.
    Karena melihat dinding yang begitu kotor dan gerbang yang karatan aku rasanya ingin pulang walaupun di dalam hatiku aku masih penasaran.
    Di perjalanan pulang ke penginapan kupikir-pikir lagi kenapa aku harus pulang padahal aku masih penasaran.Akhirnya ku putuskan kembali lagi untuk melihatnya.
    Setelah sampai ku buka gerbangnya tak ku sangka di balik gerbang dan dinding yang jelek tersembunyi kebun yang sangat indah dengan bermacam-macam bunga didalamnya.Aku dan kakakku berjalan-jalan di kebun tersebut,tak begitu lama kami bertemu dengan seseorang.Kutanya siapa dia,ternyata dia adalah tukang kebun di disini.
    Setelah kami lama bercakap-cakap ternyata kebun tersebut menjadi tidak terawat semanjak yang punya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.Kebun tersebut sebenarnya di berikan kepada anak tunggal mereka akan tetapi anak mereka tidak mau karena beranggapan kebun ini hanya kebun biasa yang tidak menguntungkan.
    Padahal dengan kebun seluas ini Ia bisa menanam berbagai macan bunga yang bagus nan indah dan setelah berbunga ia bisa menjual bunganya.
    Ia salah jika beranggapan bahwa kebun ini tidak menguntungkan.Contohnya ia bisa mendirikan toko bunga disini,atau bahkan ia bisa mendirikan losmen dengan pemandangan bunganya.
    Sebesar apa losmen yang akan ia buat tidak akan sampai ½ dari kebun tersebut karena kebun tersebut memang amat sangat besar sekali.Mungkin sajajuga bisa di jadikan taman bermain atau taman bunga yang indah.
    Semoga saja apa yang aku katakana ini bisa terfikirkan oleh sang pemilik karena aku percaya tidak ada sesuatu yang tidak berguna.
    Sanyang sekali aku belum puas menikmati indahnya kebun tersebut matahari sudah tenggelam.Padahal besok aku sudah harus pulang kekota asal kami.Akhirnya aku dan kakakku berpamitan untuk pulang.
    Ku ceritakan pengalamanku bersama kakak tadi ke orang tuaku,mereka merespon akhirnya besok sebelum pulang kami sekeluarga singgah dahulu di kebun itu dan sekaligus berpamitan kepada bapak kebun disana.
    Tak berapa lama aku kesana kembali,tak sungka aku sekelurga menginap di penginapan yang dahulu sebuah kebun berdinding dan bergerbang jelek kini menjadi seperti ini.
    Akhirnya sang pemilik terfikir untuk menjadikan kebun ini menjadi seperti ini.
    Pengalamanku ini akan kusimpan di hati dan fikiranku dan menjadi A NICE MEMORIES untuk selamanya.

SELESAI

Senin, 02 Januari 2012

Ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Ikrar Sumpah Pemuda Pada 28 Oktober 1928

Pada Tahun 1928 alam politik di Indonesia sudah di penuhi oleh jiwa persatuan.Rasa bangga,rasa telah menemukan diri sendiri,rasa memiliki cita-cita tinggi,yaitu Indonesia merdeka telah meresap dalam jiwa rakyat
Indonesia yang terjajah.Dalam kongres pemuda II pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta,yang dihadiri oleh utusan organisasi-organisasi pemuda,diikrarkanlah sumpah yang terkenal dengan nama                   “ Sumpah pemuda “  yang isinya adalah :

Pertama
Kami poetera poeteri Indonesia,mengakoe bertoempah darah jang satoe,tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera poeteri Indonesia,mengakoe berbangsa persatoenan,bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera poeteri Indonesia,mendjoenjoeng bahasa persatoean,bahasa Indonesia.

Sumpah pemuda mengandung banyak nilai-nilai dasar yang dijadikan inspirasi perjuangan selanjutnya,yakni kemauan dan kemampuan untuk menempatkan persatuan dan kesatuan di atas segalanya yang dilandasi oleh semangat patriotisme dan nasionalisme yang tertinggi.

Peristiwa sumpah pemuda merupakan sesuatu pengakun dari pemuda pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air,satu bangsa,dan satu bahasa.

Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut di perdengarkan lagu kebangsaan Indonesia raya ciptaan WR Soepratman untuk yang pertama kalinya.Pada saat itu lagu tersebut sempat dilarang olek pemerintah koloni belanda,namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.

Apabila kita ingin mengetahui lebih lanjut tentang sumpah pemuda,kita dapat mengunjungi museum sumpah pemda yang berada di gedung secretariat PPI Jl.Keramat Raya 106 jakarta pusat.

Resensi Film The Golden Compas

RESENSI FILM - THE GOLDEN COMPASS

Judul : The Golden Compass ( Kompas Emas )
Produser : Deborah Forte, Bill Carraro
Penulis Naskah :Phillip Pullman
Sutradara : Chris Weitz, Anand Tucker
Editor : Peter Honess, Anne V.Coates, Kevin Tent
Musik : Alexandre Desplat
Distributor : New Line Cinema

Kompas Emas

Film Hollywood Baru yang di keluarkan oleh “ New Line Cinema “ yang di realize pada tanggal “ 07 Desember 2007 ”ini adalah sebuah film petualangan seru yang pembuatannya berlokasi di Inggris. Yang di sutradarai oleh Chris Weitz dan Anand Tucker. Film ini disesuaikan dari serial buku “ His Dark Materials “ , salah satu karya fiksi dari Phillip Pullman yang terjual lebih dari 9 juta eksemplar.

Lyra Belacqua ( Dakota Blue Richards ), adalah seorang gadis cilik yatim piatu yang berumur 12 tahun, ia dirawat di Jordan College,Oxford. Lyra hidup bahagia bersama para cedikiawan dan sarjana-sarjana disana. Sehari-harinya, ia bermain dengan Roger, anak laki-laki lokal yang juga tinggal di sekitar situ. Kadang ia pun suka menjahili para professor disana. Dalam cerita ini, setiap manusia memiliki teman sejiwa bagaikan roh yang selalu mengikuti kita, namanya daemon.Daemon ini digambarkan dalam bentuk binatang.Lyra pun memiliki Daemon yang bernama Pantalaimon.
Pada suatu saat, Lyra menguping sebuah diskusi rahasia antara pamannya Lord Asriel dengan para sarjana disana.Mereka memperbincangkan dunia-dunia lain selain yang mereka tinggali, dan juga partikel aneh yang memiliki kemampuan luar biasa.Partikel itu biasa disebut bubuk ajaib yang hanya ditemukan di belahan bumi bagian utara. Jika seseorang memiliki bubuk ajaib tersebut, maka ia akan dapat menguasai seluruh alam semesta, dan mempersatukan seluruh dunia yang berbeda-beda. Namun tentunya akan ada beberapa pihak yang sangat tidak menyukai efek dari bubuk tersebut. Mereka akan menghalangi dan memusnahkan bubuk ajaib tersebut dengan cara apapun.
Pada satu waktu, tiba-tiba banyak anak-anak di kawasan itu menghilang begitu saja.Diduga kuat itu adalah ulah Gobbler. Hingga sahabat setia Lyra, Roger pun ikut menghilang, kali ini Lyra tak lagi bisa diam. Ia bertekad untuk menemukan Roger. Maka, ia dan Daemonnya, Pantalaimon, menyusun rencana dan strategi untuk mengadakan perjalanan demi menemukan Roger.
Sebelum Lyra pergi, pimpinan Jordan college (Jack Shepherd) memperkenalkannya dengan Nyonya Coulter (Nicole Kidman) yang sangat cantik.Kemudian, Lyra tinggal bersama nyonya Coulter.Pagi hari saat Lyra hendak meninggalkan Jordan College, pimpinan Jordan College memanggilnya secara rahasia ke ruang kantornya. Ternyata ia mengamanahkan sebuah alat aneh kepada Lyra untuk Lyra simpan dan digunakan ketika di butuhkan. Alat itu bernama Alethiometer.Alethiometer adalah alat ajaib yang dapat mengatakan kebenaran apapun yang ingin ditanyakan.Pimpinan Jordan College meminta kepada Lyra untuk menjaga alat itu dengan hati-hati dan tak memberikannya pada siapapun.
Setelah beberapa lama tinggal bersama Nyonya Coulter yang selalu terlihat sibuk dengan perusahaannya, Lyra akhirnya mengetahui keburukan Nyonya Coulter yang ternyata terlibat sepenuhnya dalam the General Oblation Board, sebuah organisasi yang tak lain adalah kumpulan Gobbler. Karena merasa masuk sarang penyamun, Lyra melarikan diri dari tempat nyonya Coulter.
Dalam pelariannya, ia bertemu dengan seorang Gypsi yang baik hati bernama Ma Costa (Clare Higgins). Sejak saat itu, ia hidup bersama para Gypsi dan berkenalan dengan pemimpinnya yaitu John Faa (Jim Carter) dan penasehatnya Farder Cordam (Tom Courtenay). Disanalah Lyra mengetahui asal usulnya, bahwa ternyata Lord Asriel adalah ayah kandungnya.Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata ibu kandungnya adalah Nyonya Coulter.Ia juga mengetahui bahwa saat ini Lord Asriel diculik dan ditahan di kerajaan beruang dengan penjagaan yang sangat ketat.
Demi niat baik, para Gypsi itu berencana hendak mengirimkan orang-orang terbaiknya ke arah utara, di Bolvangar, markas para Gobbler, untuk menyelamatkan anak-anak yang telah diculik. Lyra bersikeras untuk ikut dalam perjalanan para Gypsi tersebut, ia berharap dapat menemukan Roger dan ayahnya. Selama mereka menempuh perjalanan ke utara, mereka dipertemukan oleh seorang ratu penyihir, Serafina Pekkala (Eva Green), dan seekor beruang besar bernama Lorek Byrnison (Pengisi Suara : Nonso Anozie) yang telah keluar dari kerajaannya dan kemudian menawarkan jasanya untuk menolong rombongan tersebut. Mereka juga bertemu dengan penerbang Texan Lee Scoresby(Sam Elliot), yang nantinya akan membantu mereka dalam peperangan.Namun sialnya, ditengah perjalanan, Lyra justru ditangkap para pedagang anak-anak dan dibawa ke Bolvangar, tempat anak-anak diculik.Ternyata disana Lyra bertemu dengan Roger.
Kemudian akhirnya ia mengetahui motif para Gobbler menculik anak-anak, yaitu hendak memisahkan mereka dengan daemonnya. Kemudian Lyra dan Roger mulai menyusun rencana untuk melepaskan anak-anak lain yang sedang diculik.Dengan bantuan para Gypsi, ratu penyihihr, Lorek dan Mr. Scoresby, akhirnya mereka dapat menyelamatkan anak-anak tersebut.
Namun perjuangan Lyra dan Roger tak berhenti sampai disini.Mereka hendak melanjutkan perjalanan ke daratan Svalbard, tempat dimana kerajaan beruang berada.Kali ini, mereka ditemani oleh Lorek dan Mr. Scoresby.Disana, Lorek bertempur melawan raja beruang, yang pada akhirnya menetapkan Lorek sebagai pemenang dan pemegang tahta tertinggi kerajaan beruang selanjutnya.Dan Lyra pun akhirnya bertemu dengan ayah kandungnya.
Karena kelelahan setelah mengadakan perjalanan dan petualangan yang panjang, Lyra dan Roger pun istirahat dan terlelap dalam tidur. Namun ketia ia bangun, Lord Asriel telah meninggalkannya dan membawa Roger. Dengan bantuan Lorek, ia hendak mengejar dan menangkap ayahnya. Namun semuanya telah terlambat. Ayahnya telah menggunakan kekuatan yang luar biasa yang berasal dari terpisahnya Roger dengan daemonnya, hingga akhirnya Roger tewas. Roger dibuat tumbal untuk membuka gerbang menuju dunia baru.
Keungglan dari Film The Golden Compass adalah banyaknya nilai moral yang termuat dalam cerita ini. Rasa solidaritas dan kesetiakawanan teman-teman perjuangan Lyra patut dijadikan contoh.Dan juga kedewasaan yang luar biasa dari seorang gadis cilik, Lyra dalam menghadapi realita yang tak selalu cerah dalam hidupnya.Lyra mampu mengesampingkan egonya untuk menyelamatkan ayah kandung yang merahasiakan identitasnya. Nyali dan keberanian Lyra pun patut diacungi jempol, terlepas dari banyaknya pendukung  yang membantunya dan juga berkat kompas ajaib alethiometer.Dan kelemahan dari Film ini adalah endingnya yang menurut saya kurang jelas atau bersifat seperti menggantung dan kurang memuaskan.
Jadi, Film The Golden Compas adalah Film yang layak di saksikan oleh segala kalangan umur karena kaya akan imajinasi dan fiksi yang cukup menghibur sehingga tidak membuat penonton menjadi bosan dan jenuh ketika menyaksikan film ini.