Selasa, 19 Maret 2013

One Direction - One Thing



One Direction – One Thing
I’ve tried playing it cool
Girl when I’m looking at you
I can never be brave
Cause you make my heart race
            Shot me out of the sky
            You’re my kryptonite
            You keep me making me weak
            Yeah, frozen and can’t breathe
Some things gotta get loud
Cause if not, they just don’t make you see
That I need you here with me now
Cause you’ve got that one thing
            So get out, get out, get out of my head
            And fall into my arms instead
            I don’t. I don’t, don’t know what it is
But I need that one thing
You’ve got that one thing
Now I’m climbing the walls
But you don’t notice at all
That I’m going out of my mind
All day and all night
            Some things gotta get loud
Cause I’m dying just to know youre name
And I need you here with me now
Cause you’ve got that one thing
So get out, get out, get out of my head
And fall into my arms instead
I don’t. I don’t, don’t know what it is
But I need that one thing
            So get out, get out, get out of my mind
            And come on, come into my life
            I don’t, I don’t don’t know what it is
            But I need that one thing
            And you’ve got that one thing
            You’ve got that one thing
Get out, get out, get out of my head
And fall into my arms instead
So get out, get out, get out of my head
And fall into my arms instead
I don’t. I don’t, don’t know what it is
But I need that one thing
Get out, get out, get out of my mind
            And come on, come into my life
            I don’t, I don’t don’t know what it is
            But I need that one thing
            You’ve got that one thing

Rabu, 13 Maret 2013

Mini FF ~ Saranghaeyo ~



Mini FF
Author : Qorina El Baroroh
Main cast : member Super Junior, Lee Eun Jin (yeoja), Lee Hye Sung (yeoja), other cast
Genre : Nilai aja sendiri yah!!!
Title : Saranghae

Chapter 1
~ Cerita dari Sahabat ~
            Tak seperti biasanya Lee Eun Jin melihat sahabat karibnya Lee Hye Sun menyendiri menatap aliran sungai han di malam hari.
“ada apa ya dengan Hye Sun, kenapa dia murung sekali” batin eun jin dalam hati.
            Akhirnya eun jinpun memutuskan untuk menghapiri Hye Sun. Ia menyapanya, namun tak di jawab oleh Hye Sun. Eun jinpun memegang pundak Hye Sun, memaligkan mukanya ke arahnya dan  berkata “hei... kau ini kenapa?”. Namun betapa kagetnya dia mendapati sohibnya ini sedang menangus tersedu-sedu hingga air matanya mengering #eits lebay dikit.
            Lee Eun Jinpun membiarkan sahabatnya itu tetap terdiam hingga tiba saatnya akan mulai mau berbicara.
            Sesaat kemudian Hye Sung berbicara. “eun jin, gomawo” kata hye sung terisak. Mendengar hye sung berbicara setelah dari tadi terdiam lee eun jinpun kaget. “mwo???wae?” jawab eun jin dengan sedikit kaget n spontan. “sebenarnya ada apa denganmu?”tanya lee eun jin. “anniyo, aku hanya sedikit kecewa dengan mark. #yap, mark adalah teman dekat hye sung berwajah tampan, hidung seperti menara eiffel, mata berwarna biru seperti lautan tenang, berdarah korea-amerika. “wae?”jwb lee eun jin “waktu bertemu denganku tadiia tidak menyapaku, akan tetapi ia berkata pada yeojacingunya bahwa ia tak mengenalku, padahal selama ini aku kira ia sangat baik sekali, namun tak ku sangka bahwa dia ternyata seperti itu” jelas hye sung dan tiba-tiba ia menangis kembali.
ð  skip
            Setelah mendengar penjelasan dari hye sung ...pun akhirnya mengerti sedikit banyak bagaimana perasaan sahabtnya itu sekarang, iapun tak memaksa hye sung untuk menceritakannya lebih lanjut.
            Setelah merasa sudah cukup malam,eun jinpun mengajak hye sung pulang. Lee eun jin mengantar hye sung hingga kerumah n menceritakan apa yang terjadi tadi kepada eomma hye sung, dan eomma hye sung sangat kaget.

Chapter 2
~ Pertemuan Pertama~
            Siang itu Lee Eun Jin sedang berjalan menyusuri panjangnya aliran sungai han untuk menghilangkan sedikit rasa penat yang dia rasakan kjarena masalah di sekolah tadi.
ð  Flash back
Tadi di sekolahan ada yang mengatakan bahwa Lee Eun Jin sedang berusaha mendekati Cho Kyuhyun semata hanya karena cho kyuhyun orangnya kaya, mendengar ucapan itu lee eun jin pun tidak terima dan langsung menampar si biang gosip. Dan seketika itu juga yeoja bigos (baca: biang gosip) itu yang tak lain dan tak bukan adalah Shin Mi Cha salah satu orang yang paling nomer satu di sekolah dalam hal kejahatan, kemunafikan, dll #pokoknya paket menuju neraka komplit deh. Mi Cha langsung membalas tamparan eun jin dengan jambakan yang membuat eun jin mengerang kesakitan.
Tiba-tiba saja, entah mimpi apa semalam lee eun jin mendapat rejeki nomplok di selamatkan oleh malaikat yang super ganteng, manis, imut, baik hati yang entah kenapa bisa nyasar kesini bernama Kim Ryeowook.
Ryeowook memegang pas di pergelangan mi cha dengan erat higga mi cha merasa sakit dan melepaskan tangannya yang semula menjambakrambut eun jin, dan menyuruhnya untuk meminta maaf dan berjanji agar tidak engulangnya lagi, karena apabila ia mengulanginya ia so pasti akan berurussan dengan namja tersebut.
“gomawo, jeongmal gomawoyo oppa” kata eun jin sambil membungkukkan badannya. “hah?waeyo?” Tanya ryewook kalem.”kau telah membantuku oppa” “oh, anniyo,,, itu hanya kebetulan lewat dan melihat ada tindak kekerasan yang terjadi dan aku tidak suka itu jadi aku putuskan untuk mampir dan menghentikannya” jelas ryewook panjang lebar, namun di sisi lain eun jin hanya membatin kata yang tak mungkin ia katakan “ hah?kebetulan?apa kau tak mengerti, kau memang malaikat yang di takdirkan untuk menolongku oppa”.
Sejak kejadian itu, lee eun jin selalu dan terus menerus bahkan tanpa henti tiap hari, tiap jam, tiap detik, tiap hembusan nafas, tiap detak jantungpun selalu ingan dengan kim ryeowook yang ia anggap sebagai malaikat penolong paling cute.

Chapter 3
~ Rasa yang tumbuh~
            Sejak saat itu, perkenalanpun terjadi dan mereka menjadi teman yang cukup dekat.
            Suatu ketika lee eun jin mendapat sms dari temannya bahwa sedang ada pasarmalam di pusat kota, eun jin berfikiran untuk mengajak kim ryeowook untuk jalan jalan bersamanya, namun apa yang terjadi,,,
Kring...kring... bunyi handphone ryeowook terdengar nyaring sekali hingga menusuk telinga.“yeoboseo?” jawab wookie mengangkat telpon. “emm, oppa.. apa kau sedang sibuk?”tanya eun jin. “emm, anniyo, wae?” “emm, apa oppa mau jalan-jalan denganku?di pusat kota ada pasar malam”tanya eun jin sedikit ragu. “emm... gimana ya???emm,,,,enaknya, mau atau enggak ya?” jawab wookie sedikit menggoda. “iihhh,,, oppa,,, mau tau tidak?” “hahahaha”wookie malah ketawa. “kok ketawa sih oppa, di jawab dong” jawab eun jin sedikit kesal. “oh,, ne ne ne, aku mau” jawab wookie sambil menahan tawanya.
            30 menit kemudian merekapun sampai di pusat kota. Mereka berjalan mengelilingi pasar malam dan berhenti ke beberapa stand. Wookie mengajak eun jin memasuki sebuah stand penjual makanan. “eun jin, ayo kita masuk, aku lapar sekali, dari tadi siang belum makan” “mwo?belum makan dari tadi siang?waeyo oppa?kau bisa sakit nanti” “kau kan tau aku bukan orang yang bebas, aku harus mengikuti les” “ohh...mianhe aku nggak tau” “ne, gwenchanayo, ayo kita masuk aku sudah tidak bisa menahan perutku yang keroncongan seperti suara kentongan ini” “oh nee..”.
            Merekapun makan bersama di stand tersebut, walaupun wookie termasuk anak dari kalangan orang berada, ia biasa saja walau makan di stand pasar malam. Tanpa sepengetahuan wookie, diam diam eun jin mencuri curi pandang ke wajah wookie. Eun jin berkata dalam hati “betapa tampannya kau ini, seandaikan aku tidak makan aku pasti sudah kenyang walau hanya karna melihat wajahmu” eun jin hingga melupakan makanannya.
            Tanpa terasa, semenjak saat itu eun jin mulai merasa ada yang berbeda dengan dirinya, ia merasa ada suatu rasa yang aneh di dadanya namun ia masih belum bisa memahamiya, apakah ini yang namanya cinta.

Chapter 4
~Eun jin sakit~
# mianhe ya, di chapter ini lebih banyak narasi dari pada dialog, mimin emang bikin gitu sih. ^^
            Sejak eun jin merasa ada yang aneh dengan dirinya dan perasaanya, ia mulai agak menjauhi kim ryeowook, dan hanya berani memandangnya dalam jarak yang jauh. Kim ryeowook tak mengetahui apa yang terjadi dengan temanya itu, yang ia tahu hanya temannya sekarang menjauhinya.
Disaat seperti ini datanglah kyuhyun kedalam kehidupan lee eun jin. Cho kyuhyun mengetahui bahwa ada yang aneh dengan hubungan eun jin dengan wookie yang selama ini terlihat sangat erat sekali. Ia ingin mencari tahu apa penyebabnya.
Kring.....kring.... bel tanda pulang sekolah berdering keras. Saat itu wookie sengaja tidak pulang terburu-buru ia berjalan santai di depan eun jin yang saat itu hanya berjarak beberapa meter tak jauh darinya. Tak seperti biasanya, wookie bertanya dalam hati “sebenarnya ada apa denganmu eun jin???kenapa kau menjauhiku???apa salahku???aku kesepian bila tak ada kau di dekatku, tak ada tawamu yang kudengar”. Tiba tiba saja... BRUKK... terdengar suara seseorang terjatuh. Wookiepun langsung menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang. Melihat banyak kerumunan orang di sekitarnya, ia langsung berlari dan melihat siapa yang jatuh pingsan. Betapa kagetnya ia bahwa mendapati lee eun jin terbaring di atas tanah dengan wajah yang pucat. Dengan segera ia langsung menelpon supir pribadinya dan membawa eun jin kerumah sakit.
            Waktu terus berjalan, kini pukul 20.00 KST (korean standart time) eun jin belum juga sadarkan diri, padahal tadi dokter bilang bahwa eun jin tak apa ia hanya kecapekan tapi mengapa ia tak juga sadar hingga kini, rasa khawatir terus menyelimuti hati namja tersebut. “eun jin, kenapa kau tak juga sadar?ku harap kau memang tak apa, sadarlah eun jin, aku ingin berbicara denganmu” rintih namja imut tersebut,tak terasa air matanamja tersebut mengalir menjatuhi punggung tangan yeoja yang kini di genggamnya.
            Tiba tiba saja ada seorang namja bernama masuk ke dalam ruangan tersebut tanpa mengetuk pinti, yah ia adalah  lee sungmin atau biasa di panggil sungmin, ia adalah oppa dari lee eun jin. Ia kaget melihat adiknya sekarang sedang pingsang, dan siapa itu, siapa namja yang memegang tangan adiknya itu?banyak pertanyaan bersarang di otak namja itu. Wookie yang baru saja menyadari akan kedatangan sungmin langsung memperkenalkan diridan mengatakan bahwa ia adalah namja yang tadi menelponnya dan memberi tahunya bahwa adiknya sedang di rawat di RS.
            Waktu menunjukkan pukul 22.15 KTS, eun jin tak juga bangun dari pingsannya. Wookie sudah di telpon appanya karna ia sudah membatalkan janji privatnya dengan guru yang termasuk teman appanya itu. Sebelummelangkah pergi ia menggenggam tangan eun jin dan berharap eunjin akan bangun dan mencegahnya pergi, di ciumnya kening eun jin dengan lembut dan tulus.
            Saat ia mulai melangkah pergi, baru saja dua langkah doanya terkabul, eun jin memanggil namanya. “wookie oppa... woo..kie oppa...”panggil eun jin lirih. Mendengar itu wookie langsung menghentikan langkahnya dan memutuskan untuk tidak pulang dulu malam ini, esok pagi pagi sekali ia baru akan pulang dan bersiap berangkat sekolah, untuk malam ini ia akan menjaga eun jin tak peduli walau appanya tak membolehkannya.
            Keesokan paginya sekitar pukul 04.00 KTS wookie pulang kerumah dan berangkat sekolah seperti biasa. Di sekolah tiba-tiba ia di hadang oleh Cho kyuhyun and the gang yang beranggotakan leeteuk, yesung, siwon, enhyuk, donghae, dan sindong. Danmembawanya ke dalam kelas mereka dan mengintrogasinya, kyuhyun tidak terima kalau orang yang ia sayangi kenapa napa karna orang lain #ini critanya kyuppa salah sangka gitu.
ð  Flash back
Yaph,,, kyuhyun menyukai eun jin sejak pertama kali melihatnya, ia mengenal eun jin dari sungmin,ternyata sungmin adalah sahabat kyuhyun dari smp hingga kini. Dan karena merasa tertarik terhadap eun jin yang merupakan gadis biasa namun memiliki segudang crita yangmenyenangkan tersebut, ia memutuskan untuk lebih mengenalnya lewat sungmin.dan karna itulah eun jin sempat di anggap yeoja materealistik oleh mi cha yang tidak tahu bagaimana crita sebenarnya.
Stelah semuanya di jelaskanoleh wookie, kyuhyun and the gang membiarkan wookie pergi ke kelasnya.
            Siang harinya sepulang sekolah, wookie pergi ke RS untuk menemui eun jin, namun betapa kagetnya ia melihat sungmin oppamenangis di depan kamar adiknya itu. Ia pun menghampiri sungmin oppa dan menanyakan apa yang terjadi. “oppa, kau kenapa,kenapa kau menangis?”tanya wookie. “aku sedih wookie, aku... aku...”sebelum selesai menjawab tangis sungmin sudah menhadangnya. Wookie melihat sebuah kertas surat di tangan sungmin, ia penasaran dan mengambilnya lalu membacanya. Setelah membacanya, sontak ia kaget sekali membaca hasil pemeriksaan dokter mengatakan bahwa eun jin mengidap kanker otak stadium akhir. Makanya akhir akhir akhir ini ia melihat eun jin selalu pucat dan mengeluh kepalanya sakit. Tak terasa butiran bening turun kepipinya dan wookiepun berlari menuju sunga han, di sana ia berteriak sekeras kerasnya, “wae?waeyo?waeyo ini semua harus terjadi padaku?wae?waeyo?” wookie berteriak dengan tangisnya yang semakin menjadi jadi, badanya terhuyung dan menyandarkan punggungnya di pohon besar yang ada di belakangnya. “waeyo?apa aku tidak boleh menyanyangi seseorang?apa salahku?”bisik lirih wookie dengan terisak isak dan air mata yang hampir mengering. Hingga seorang temanya di rumah tak sengaja melihatnya yang sedang berteriak dan menangis histeris dan membawanya pulang.

Chapter 5
~Sakit ini menyiksa~
Sejak mengetahui penyakitnya, eun jin lebih banyak berdiam diri tak ada canda tawa seperti dulu yang selalu ada kapanpun. Melihat itu, kyuhyun dan wookie hanya berusaha tegar melihat orang yang ia sayangi sedang bertempur melawan penyakit yang bisa membawanya pergi kapanpun.
Di saat yang tidak tepat seperti ini, tiba tiba datanglah seorang namja yang bernama leeteuk, yah dia adalah salah satu anggota gang kyuhyun, ia tiba tiba mengungkapkan perasaannya pada eun jin dan ia juga mengaku bahwa ia sudah memendam perasaannya sejak lama dan mungkin saat ini sudah saatnya ia untuk mengatakannya. Setelah mendengar pengakuan tersebut tiba tiba kepala eun jin sakit dan iapun jatuh pingsan lagi. Karena kebingungan harus melakukan apa, dan mengapa eun jin begini, ia hanya bisa panik dan kelimbungan. Sungmin yang kebetulan lewat dan tak sengaja melihat adiknya sudah terbaring di tanah langsung menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit. Wookie dan kyuhyun yang mengetahui berita ini langsung menyusul sungmin ke rumah sakit. Wookie menaiki mobilnya sendiri tanpa supir pribadinya dan kyuhyun pergi bersama anggota gangnya beserta leeteuk juga.
Sesampainya di rumah sakit mereka menunggu di depan ruangan UGD dan perasaan cemaspun meliputi diri mereka masing masing. Beberapa saat kemudian dokter keluar dari ruangan tersebut, . “keluarga eun jin?” ucap dokter tersebut. “ak...aku oppanya dok”jawab sungmin. “bisa ikut saya sebentar?” “ba...baik dok”. Ucapan sungmin tersendat sendat karena deg deg an akan apa yang akan dokter katakan padanya.
Beberapa lama kemudian, sungmin keluar dengan wajah murung, pucat, dengan membawa sebuah mam berwarna coklat. Semua orang yang melihat hanya diam saja hanya bertanya dalam hati masing masing tentang apa yang terjadi. Wookie mendahului pertanyaan karena ia sangat ingin tau apa yang dokter katakan tentang kesehatan eun jin.”oppa, apa yang dokter katakan?” tanya wookie, tanpa menjawab sungmin tiba tiba meneteskan air mata. Kyuhyun and the gang sontak mendekati sungmin dan memeluknya untuk menenangkannya.
Sesaat kemudian setelah sungmin tenang, iamulai berbicara. “ini sangat berat untukku, satu satunya saudara yang aku miliki ia akan segera pergi”
ð  Flash back
Orabg tua dari lee sungmin dan lee eun jin sudah tiada, ibunya meninggal saat melahirkan eun jin, ayahnya entah pergi kemana.
“ma..maksud oppa?”tanya wookie. “ada 1 jalan lain yang bisa di lakukan namun harapan untuk sembuh hanya 40%” jelas sungmin. “apa itu sungmin?”tanya kyuhyun.”ia harus di bawa ke jepang untuk di operasi”. “baiklah apa saja yang terbaik untuk eun jin kami akan bantu”jawab leeteuk yang di sambut dengan semangat dari anggota lain dan wookie juga. “terima kasih, jeongmal gomawoyo cingudeul”jawab sungmin dengan nada haru.
            Sore itu setelah kyuhyun sampai di rumah ia langsung bicara pada appanya, tuan Choi. “appa, aku ingin di siapkan keberangkatan ke jepang besok pagi”.”wae?untuk apa?tak biasanya kau ingin penerbangan pribadi seperti ini”. “siapkan saja appa, besok jam 08.00 KST aku sudah akan berangkat bersama cingudeul dari sekolahku berjumlah 10 orang”. “aish...ya sudahlah, akan ku hubungi tuan Cha”.
            Keesokan paginya mereka berangkat ke jepang jam 08.00 KST. Sungmin sangat bangga sekali akan kebersamaan yang kompak ini demi LEE EUN JIN seorang.tak biasanya kelas X dengan kelas XII akan sekompak ini.

Chapter 6
~Eun Jin Kembali~
            Setelah melewati banyak tahapan, yang begitu rumit dan begitu panjang, dan tes kesehatan total, dll. Operasipun di lakukan juga hari ini pukul 10.00 KST di salah satu rumah sakit terbaik di jepang. Hanya dengan cara inilah eun jin memiliki harapan untuk hidup, yaitu dengan penggantian tempurung otak. Meskipun akan ada banyak memori yang nantinya harus hilang dan harus di ingatkan kembali. Untuk biaya, kyuhyun, wookie dan anggota gang kyuhyun yang tergolong dari kalangan atas bersedia membantu. Hanya demi eun jin mereka berkorban seperti ini.
            6 jam operasi penggantian tempurung otakpun selesai di lakukan dengan sukses. Dokter masih belum membolehkan eun jin di jenguk. Dengan menunggu keputusan dari dokter mereka kembalike penginapan yang berada di depan rumah sakit tersebut.
            Beberapa saat kemudian sungmin oppa kembali ke rumah sakit dan telah mendapat ijin dari dokter untuk menjenguk eun jin. Sungmin memilih menunggui adiknya dari pada tidur di penginapan. Wookie oppa yang menyadari bahwa sungmin oppa tidak ada di sekitarnya langsung menuju ke rumah sakit, ia berfikir mungkin dia ada di sana.
            Sesampainya di depan ruang inap eun jin, ryeowook tidak mesuk ke dalam, ia hanya melihat dari luar jendela saja. Ia menghela nafas lega setelah melihat eun jin sudah sadarkan diri. Eun jin merasa ada yang melihatnya, ia melihat ke arah jendelan dan mendapati ada seorang namja yang sepertinya ia kenal, tapi ia tidak tau siapa #ini critanya setelah operasi eunjin hilang ingatan sedikit gitu. Melihat adiknya terfokus di satu titik, sungmin menengok ke arah jendela yang sedari tadi ia belakangi. “oh, wookie.. kenapa kau tidak masuk?kemarilah eun jin telah sadarkan diri” ucap sungmin melihat wookie berdiri di depan jendela. “oh, ne  oppa” wookie langsung mengiyakan perkataan sungmin untukm enyuruhnya masuk. Namun betapa kagetnya ryeowook saat ia menyapa lee eun jin. “hai eun jin, bagaimana keadaanmu sekarang?aku sangat mengkhawatirkanmu” ucap ryewook dengan senyum yang mengembang di bibirnya. Namun apa yang terjadi, “emm, aku baik baik saja, kau siapa?” jawab eun jin dengan memandang ke wajah ryeowook. Senyum yang tadi mekar di bibir ryeowook, kini berubah menjadi raut muka yang menggambarkan kekecewaan. Sungmin ikut kaget mengapa teman dekateun jin sendiri tidak ia ingat. Karena merasa tidak enak pada ryeowook, sungmin oppa meminta maaf pada wookie. “emm, wookie.. mianhe, jeongmal mianhe karena....” belum sempat ia melanjutkan kalimatnya wookie oppa sudah menjawbnya “anniyo, gwenchana” jawab ryeowook yang kemudian di iringi langkahnya untuk meninggalkan ruangan tersebut. Lee sungmin hanya bisa memandang ryewook pergi tanpa berusaha menahannya, karena ia tahu bagaimana perasaan ryewook sekarang, sedangkan eun jin hanya menatap dengan pertanyaan besar di fikirannya.
            Di suatu sudut kota dengan keheningan malam ryewook duduk sendirian di sebuah tempat duduk di sana. Melamun dan tak hentinya bertanya kenapa eun jin lupa dengan dirinya, walaupun ia merasa sakit sekali karena orang yang ia sayang malah lupa akan dirinya namun ia tak akan menangis, karena ia yakin pasti suatu saat eun jin akan inga kembali akan dirinya.
3 bulan kemudian....
            Eun jin telah kembali ke seoul setelah 3 bulan menjalani terapi di jepang bersama kakaknya.
2 bulan kemudian...
            Atas saran dan konfirmasi dengan dokter, kini eun jin kembali lagi ke bangku sekolah. Namun apabila ia merasakan kepala pusing ia harus segera istirahat, karena itu mungkin masig berkaitan ddengan hasil operasinya.
7 bulan kemudian...
            Setelah melewati waktu yang begitu lama dan telah genap 1 tahun akhirnya ia di nyatakan sembuh oleh dokternya di jepang. Dan untuk sisa pengobatan terakhir ia sudah di perbolehkan untuk berobat di seoul. Namun walaupun eun jin telah dinyatakan sembuh, namun sampai kini ia belum bisa mengingat siapa ryewook oppa. #duh kacian yah oppa...

Chapter 7
~Eun Jin Kembali~
=> To Be Continue


Selasa, 19 Maret 2013

One Direction - One Thing



One Direction – One Thing
I’ve tried playing it cool
Girl when I’m looking at you
I can never be brave
Cause you make my heart race
            Shot me out of the sky
            You’re my kryptonite
            You keep me making me weak
            Yeah, frozen and can’t breathe
Some things gotta get loud
Cause if not, they just don’t make you see
That I need you here with me now
Cause you’ve got that one thing
            So get out, get out, get out of my head
            And fall into my arms instead
            I don’t. I don’t, don’t know what it is
But I need that one thing
You’ve got that one thing
Now I’m climbing the walls
But you don’t notice at all
That I’m going out of my mind
All day and all night
            Some things gotta get loud
Cause I’m dying just to know youre name
And I need you here with me now
Cause you’ve got that one thing
So get out, get out, get out of my head
And fall into my arms instead
I don’t. I don’t, don’t know what it is
But I need that one thing
            So get out, get out, get out of my mind
            And come on, come into my life
            I don’t, I don’t don’t know what it is
            But I need that one thing
            And you’ve got that one thing
            You’ve got that one thing
Get out, get out, get out of my head
And fall into my arms instead
So get out, get out, get out of my head
And fall into my arms instead
I don’t. I don’t, don’t know what it is
But I need that one thing
Get out, get out, get out of my mind
            And come on, come into my life
            I don’t, I don’t don’t know what it is
            But I need that one thing
            You’ve got that one thing

Rabu, 13 Maret 2013

Mini FF ~ Saranghaeyo ~



Mini FF
Author : Qorina El Baroroh
Main cast : member Super Junior, Lee Eun Jin (yeoja), Lee Hye Sung (yeoja), other cast
Genre : Nilai aja sendiri yah!!!
Title : Saranghae

Chapter 1
~ Cerita dari Sahabat ~
            Tak seperti biasanya Lee Eun Jin melihat sahabat karibnya Lee Hye Sun menyendiri menatap aliran sungai han di malam hari.
“ada apa ya dengan Hye Sun, kenapa dia murung sekali” batin eun jin dalam hati.
            Akhirnya eun jinpun memutuskan untuk menghapiri Hye Sun. Ia menyapanya, namun tak di jawab oleh Hye Sun. Eun jinpun memegang pundak Hye Sun, memaligkan mukanya ke arahnya dan  berkata “hei... kau ini kenapa?”. Namun betapa kagetnya dia mendapati sohibnya ini sedang menangus tersedu-sedu hingga air matanya mengering #eits lebay dikit.
            Lee Eun Jinpun membiarkan sahabatnya itu tetap terdiam hingga tiba saatnya akan mulai mau berbicara.
            Sesaat kemudian Hye Sung berbicara. “eun jin, gomawo” kata hye sung terisak. Mendengar hye sung berbicara setelah dari tadi terdiam lee eun jinpun kaget. “mwo???wae?” jawab eun jin dengan sedikit kaget n spontan. “sebenarnya ada apa denganmu?”tanya lee eun jin. “anniyo, aku hanya sedikit kecewa dengan mark. #yap, mark adalah teman dekat hye sung berwajah tampan, hidung seperti menara eiffel, mata berwarna biru seperti lautan tenang, berdarah korea-amerika. “wae?”jwb lee eun jin “waktu bertemu denganku tadiia tidak menyapaku, akan tetapi ia berkata pada yeojacingunya bahwa ia tak mengenalku, padahal selama ini aku kira ia sangat baik sekali, namun tak ku sangka bahwa dia ternyata seperti itu” jelas hye sung dan tiba-tiba ia menangis kembali.
ð  skip
            Setelah mendengar penjelasan dari hye sung ...pun akhirnya mengerti sedikit banyak bagaimana perasaan sahabtnya itu sekarang, iapun tak memaksa hye sung untuk menceritakannya lebih lanjut.
            Setelah merasa sudah cukup malam,eun jinpun mengajak hye sung pulang. Lee eun jin mengantar hye sung hingga kerumah n menceritakan apa yang terjadi tadi kepada eomma hye sung, dan eomma hye sung sangat kaget.

Chapter 2
~ Pertemuan Pertama~
            Siang itu Lee Eun Jin sedang berjalan menyusuri panjangnya aliran sungai han untuk menghilangkan sedikit rasa penat yang dia rasakan kjarena masalah di sekolah tadi.
ð  Flash back
Tadi di sekolahan ada yang mengatakan bahwa Lee Eun Jin sedang berusaha mendekati Cho Kyuhyun semata hanya karena cho kyuhyun orangnya kaya, mendengar ucapan itu lee eun jin pun tidak terima dan langsung menampar si biang gosip. Dan seketika itu juga yeoja bigos (baca: biang gosip) itu yang tak lain dan tak bukan adalah Shin Mi Cha salah satu orang yang paling nomer satu di sekolah dalam hal kejahatan, kemunafikan, dll #pokoknya paket menuju neraka komplit deh. Mi Cha langsung membalas tamparan eun jin dengan jambakan yang membuat eun jin mengerang kesakitan.
Tiba-tiba saja, entah mimpi apa semalam lee eun jin mendapat rejeki nomplok di selamatkan oleh malaikat yang super ganteng, manis, imut, baik hati yang entah kenapa bisa nyasar kesini bernama Kim Ryeowook.
Ryeowook memegang pas di pergelangan mi cha dengan erat higga mi cha merasa sakit dan melepaskan tangannya yang semula menjambakrambut eun jin, dan menyuruhnya untuk meminta maaf dan berjanji agar tidak engulangnya lagi, karena apabila ia mengulanginya ia so pasti akan berurussan dengan namja tersebut.
“gomawo, jeongmal gomawoyo oppa” kata eun jin sambil membungkukkan badannya. “hah?waeyo?” Tanya ryewook kalem.”kau telah membantuku oppa” “oh, anniyo,,, itu hanya kebetulan lewat dan melihat ada tindak kekerasan yang terjadi dan aku tidak suka itu jadi aku putuskan untuk mampir dan menghentikannya” jelas ryewook panjang lebar, namun di sisi lain eun jin hanya membatin kata yang tak mungkin ia katakan “ hah?kebetulan?apa kau tak mengerti, kau memang malaikat yang di takdirkan untuk menolongku oppa”.
Sejak kejadian itu, lee eun jin selalu dan terus menerus bahkan tanpa henti tiap hari, tiap jam, tiap detik, tiap hembusan nafas, tiap detak jantungpun selalu ingan dengan kim ryeowook yang ia anggap sebagai malaikat penolong paling cute.

Chapter 3
~ Rasa yang tumbuh~
            Sejak saat itu, perkenalanpun terjadi dan mereka menjadi teman yang cukup dekat.
            Suatu ketika lee eun jin mendapat sms dari temannya bahwa sedang ada pasarmalam di pusat kota, eun jin berfikiran untuk mengajak kim ryeowook untuk jalan jalan bersamanya, namun apa yang terjadi,,,
Kring...kring... bunyi handphone ryeowook terdengar nyaring sekali hingga menusuk telinga.“yeoboseo?” jawab wookie mengangkat telpon. “emm, oppa.. apa kau sedang sibuk?”tanya eun jin. “emm, anniyo, wae?” “emm, apa oppa mau jalan-jalan denganku?di pusat kota ada pasar malam”tanya eun jin sedikit ragu. “emm... gimana ya???emm,,,,enaknya, mau atau enggak ya?” jawab wookie sedikit menggoda. “iihhh,,, oppa,,, mau tau tidak?” “hahahaha”wookie malah ketawa. “kok ketawa sih oppa, di jawab dong” jawab eun jin sedikit kesal. “oh,, ne ne ne, aku mau” jawab wookie sambil menahan tawanya.
            30 menit kemudian merekapun sampai di pusat kota. Mereka berjalan mengelilingi pasar malam dan berhenti ke beberapa stand. Wookie mengajak eun jin memasuki sebuah stand penjual makanan. “eun jin, ayo kita masuk, aku lapar sekali, dari tadi siang belum makan” “mwo?belum makan dari tadi siang?waeyo oppa?kau bisa sakit nanti” “kau kan tau aku bukan orang yang bebas, aku harus mengikuti les” “ohh...mianhe aku nggak tau” “ne, gwenchanayo, ayo kita masuk aku sudah tidak bisa menahan perutku yang keroncongan seperti suara kentongan ini” “oh nee..”.
            Merekapun makan bersama di stand tersebut, walaupun wookie termasuk anak dari kalangan orang berada, ia biasa saja walau makan di stand pasar malam. Tanpa sepengetahuan wookie, diam diam eun jin mencuri curi pandang ke wajah wookie. Eun jin berkata dalam hati “betapa tampannya kau ini, seandaikan aku tidak makan aku pasti sudah kenyang walau hanya karna melihat wajahmu” eun jin hingga melupakan makanannya.
            Tanpa terasa, semenjak saat itu eun jin mulai merasa ada yang berbeda dengan dirinya, ia merasa ada suatu rasa yang aneh di dadanya namun ia masih belum bisa memahamiya, apakah ini yang namanya cinta.

Chapter 4
~Eun jin sakit~
# mianhe ya, di chapter ini lebih banyak narasi dari pada dialog, mimin emang bikin gitu sih. ^^
            Sejak eun jin merasa ada yang aneh dengan dirinya dan perasaanya, ia mulai agak menjauhi kim ryeowook, dan hanya berani memandangnya dalam jarak yang jauh. Kim ryeowook tak mengetahui apa yang terjadi dengan temanya itu, yang ia tahu hanya temannya sekarang menjauhinya.
Disaat seperti ini datanglah kyuhyun kedalam kehidupan lee eun jin. Cho kyuhyun mengetahui bahwa ada yang aneh dengan hubungan eun jin dengan wookie yang selama ini terlihat sangat erat sekali. Ia ingin mencari tahu apa penyebabnya.
Kring.....kring.... bel tanda pulang sekolah berdering keras. Saat itu wookie sengaja tidak pulang terburu-buru ia berjalan santai di depan eun jin yang saat itu hanya berjarak beberapa meter tak jauh darinya. Tak seperti biasanya, wookie bertanya dalam hati “sebenarnya ada apa denganmu eun jin???kenapa kau menjauhiku???apa salahku???aku kesepian bila tak ada kau di dekatku, tak ada tawamu yang kudengar”. Tiba tiba saja... BRUKK... terdengar suara seseorang terjatuh. Wookiepun langsung menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang. Melihat banyak kerumunan orang di sekitarnya, ia langsung berlari dan melihat siapa yang jatuh pingsan. Betapa kagetnya ia bahwa mendapati lee eun jin terbaring di atas tanah dengan wajah yang pucat. Dengan segera ia langsung menelpon supir pribadinya dan membawa eun jin kerumah sakit.
            Waktu terus berjalan, kini pukul 20.00 KST (korean standart time) eun jin belum juga sadarkan diri, padahal tadi dokter bilang bahwa eun jin tak apa ia hanya kecapekan tapi mengapa ia tak juga sadar hingga kini, rasa khawatir terus menyelimuti hati namja tersebut. “eun jin, kenapa kau tak juga sadar?ku harap kau memang tak apa, sadarlah eun jin, aku ingin berbicara denganmu” rintih namja imut tersebut,tak terasa air matanamja tersebut mengalir menjatuhi punggung tangan yeoja yang kini di genggamnya.
            Tiba tiba saja ada seorang namja bernama masuk ke dalam ruangan tersebut tanpa mengetuk pinti, yah ia adalah  lee sungmin atau biasa di panggil sungmin, ia adalah oppa dari lee eun jin. Ia kaget melihat adiknya sekarang sedang pingsang, dan siapa itu, siapa namja yang memegang tangan adiknya itu?banyak pertanyaan bersarang di otak namja itu. Wookie yang baru saja menyadari akan kedatangan sungmin langsung memperkenalkan diridan mengatakan bahwa ia adalah namja yang tadi menelponnya dan memberi tahunya bahwa adiknya sedang di rawat di RS.
            Waktu menunjukkan pukul 22.15 KTS, eun jin tak juga bangun dari pingsannya. Wookie sudah di telpon appanya karna ia sudah membatalkan janji privatnya dengan guru yang termasuk teman appanya itu. Sebelummelangkah pergi ia menggenggam tangan eun jin dan berharap eunjin akan bangun dan mencegahnya pergi, di ciumnya kening eun jin dengan lembut dan tulus.
            Saat ia mulai melangkah pergi, baru saja dua langkah doanya terkabul, eun jin memanggil namanya. “wookie oppa... woo..kie oppa...”panggil eun jin lirih. Mendengar itu wookie langsung menghentikan langkahnya dan memutuskan untuk tidak pulang dulu malam ini, esok pagi pagi sekali ia baru akan pulang dan bersiap berangkat sekolah, untuk malam ini ia akan menjaga eun jin tak peduli walau appanya tak membolehkannya.
            Keesokan paginya sekitar pukul 04.00 KTS wookie pulang kerumah dan berangkat sekolah seperti biasa. Di sekolah tiba-tiba ia di hadang oleh Cho kyuhyun and the gang yang beranggotakan leeteuk, yesung, siwon, enhyuk, donghae, dan sindong. Danmembawanya ke dalam kelas mereka dan mengintrogasinya, kyuhyun tidak terima kalau orang yang ia sayangi kenapa napa karna orang lain #ini critanya kyuppa salah sangka gitu.
ð  Flash back
Yaph,,, kyuhyun menyukai eun jin sejak pertama kali melihatnya, ia mengenal eun jin dari sungmin,ternyata sungmin adalah sahabat kyuhyun dari smp hingga kini. Dan karena merasa tertarik terhadap eun jin yang merupakan gadis biasa namun memiliki segudang crita yangmenyenangkan tersebut, ia memutuskan untuk lebih mengenalnya lewat sungmin.dan karna itulah eun jin sempat di anggap yeoja materealistik oleh mi cha yang tidak tahu bagaimana crita sebenarnya.
Stelah semuanya di jelaskanoleh wookie, kyuhyun and the gang membiarkan wookie pergi ke kelasnya.
            Siang harinya sepulang sekolah, wookie pergi ke RS untuk menemui eun jin, namun betapa kagetnya ia melihat sungmin oppamenangis di depan kamar adiknya itu. Ia pun menghampiri sungmin oppa dan menanyakan apa yang terjadi. “oppa, kau kenapa,kenapa kau menangis?”tanya wookie. “aku sedih wookie, aku... aku...”sebelum selesai menjawab tangis sungmin sudah menhadangnya. Wookie melihat sebuah kertas surat di tangan sungmin, ia penasaran dan mengambilnya lalu membacanya. Setelah membacanya, sontak ia kaget sekali membaca hasil pemeriksaan dokter mengatakan bahwa eun jin mengidap kanker otak stadium akhir. Makanya akhir akhir akhir ini ia melihat eun jin selalu pucat dan mengeluh kepalanya sakit. Tak terasa butiran bening turun kepipinya dan wookiepun berlari menuju sunga han, di sana ia berteriak sekeras kerasnya, “wae?waeyo?waeyo ini semua harus terjadi padaku?wae?waeyo?” wookie berteriak dengan tangisnya yang semakin menjadi jadi, badanya terhuyung dan menyandarkan punggungnya di pohon besar yang ada di belakangnya. “waeyo?apa aku tidak boleh menyanyangi seseorang?apa salahku?”bisik lirih wookie dengan terisak isak dan air mata yang hampir mengering. Hingga seorang temanya di rumah tak sengaja melihatnya yang sedang berteriak dan menangis histeris dan membawanya pulang.

Chapter 5
~Sakit ini menyiksa~
Sejak mengetahui penyakitnya, eun jin lebih banyak berdiam diri tak ada canda tawa seperti dulu yang selalu ada kapanpun. Melihat itu, kyuhyun dan wookie hanya berusaha tegar melihat orang yang ia sayangi sedang bertempur melawan penyakit yang bisa membawanya pergi kapanpun.
Di saat yang tidak tepat seperti ini, tiba tiba datanglah seorang namja yang bernama leeteuk, yah dia adalah salah satu anggota gang kyuhyun, ia tiba tiba mengungkapkan perasaannya pada eun jin dan ia juga mengaku bahwa ia sudah memendam perasaannya sejak lama dan mungkin saat ini sudah saatnya ia untuk mengatakannya. Setelah mendengar pengakuan tersebut tiba tiba kepala eun jin sakit dan iapun jatuh pingsan lagi. Karena kebingungan harus melakukan apa, dan mengapa eun jin begini, ia hanya bisa panik dan kelimbungan. Sungmin yang kebetulan lewat dan tak sengaja melihat adiknya sudah terbaring di tanah langsung menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit. Wookie dan kyuhyun yang mengetahui berita ini langsung menyusul sungmin ke rumah sakit. Wookie menaiki mobilnya sendiri tanpa supir pribadinya dan kyuhyun pergi bersama anggota gangnya beserta leeteuk juga.
Sesampainya di rumah sakit mereka menunggu di depan ruangan UGD dan perasaan cemaspun meliputi diri mereka masing masing. Beberapa saat kemudian dokter keluar dari ruangan tersebut, . “keluarga eun jin?” ucap dokter tersebut. “ak...aku oppanya dok”jawab sungmin. “bisa ikut saya sebentar?” “ba...baik dok”. Ucapan sungmin tersendat sendat karena deg deg an akan apa yang akan dokter katakan padanya.
Beberapa lama kemudian, sungmin keluar dengan wajah murung, pucat, dengan membawa sebuah mam berwarna coklat. Semua orang yang melihat hanya diam saja hanya bertanya dalam hati masing masing tentang apa yang terjadi. Wookie mendahului pertanyaan karena ia sangat ingin tau apa yang dokter katakan tentang kesehatan eun jin.”oppa, apa yang dokter katakan?” tanya wookie, tanpa menjawab sungmin tiba tiba meneteskan air mata. Kyuhyun and the gang sontak mendekati sungmin dan memeluknya untuk menenangkannya.
Sesaat kemudian setelah sungmin tenang, iamulai berbicara. “ini sangat berat untukku, satu satunya saudara yang aku miliki ia akan segera pergi”
ð  Flash back
Orabg tua dari lee sungmin dan lee eun jin sudah tiada, ibunya meninggal saat melahirkan eun jin, ayahnya entah pergi kemana.
“ma..maksud oppa?”tanya wookie. “ada 1 jalan lain yang bisa di lakukan namun harapan untuk sembuh hanya 40%” jelas sungmin. “apa itu sungmin?”tanya kyuhyun.”ia harus di bawa ke jepang untuk di operasi”. “baiklah apa saja yang terbaik untuk eun jin kami akan bantu”jawab leeteuk yang di sambut dengan semangat dari anggota lain dan wookie juga. “terima kasih, jeongmal gomawoyo cingudeul”jawab sungmin dengan nada haru.
            Sore itu setelah kyuhyun sampai di rumah ia langsung bicara pada appanya, tuan Choi. “appa, aku ingin di siapkan keberangkatan ke jepang besok pagi”.”wae?untuk apa?tak biasanya kau ingin penerbangan pribadi seperti ini”. “siapkan saja appa, besok jam 08.00 KST aku sudah akan berangkat bersama cingudeul dari sekolahku berjumlah 10 orang”. “aish...ya sudahlah, akan ku hubungi tuan Cha”.
            Keesokan paginya mereka berangkat ke jepang jam 08.00 KST. Sungmin sangat bangga sekali akan kebersamaan yang kompak ini demi LEE EUN JIN seorang.tak biasanya kelas X dengan kelas XII akan sekompak ini.

Chapter 6
~Eun Jin Kembali~
            Setelah melewati banyak tahapan, yang begitu rumit dan begitu panjang, dan tes kesehatan total, dll. Operasipun di lakukan juga hari ini pukul 10.00 KST di salah satu rumah sakit terbaik di jepang. Hanya dengan cara inilah eun jin memiliki harapan untuk hidup, yaitu dengan penggantian tempurung otak. Meskipun akan ada banyak memori yang nantinya harus hilang dan harus di ingatkan kembali. Untuk biaya, kyuhyun, wookie dan anggota gang kyuhyun yang tergolong dari kalangan atas bersedia membantu. Hanya demi eun jin mereka berkorban seperti ini.
            6 jam operasi penggantian tempurung otakpun selesai di lakukan dengan sukses. Dokter masih belum membolehkan eun jin di jenguk. Dengan menunggu keputusan dari dokter mereka kembalike penginapan yang berada di depan rumah sakit tersebut.
            Beberapa saat kemudian sungmin oppa kembali ke rumah sakit dan telah mendapat ijin dari dokter untuk menjenguk eun jin. Sungmin memilih menunggui adiknya dari pada tidur di penginapan. Wookie oppa yang menyadari bahwa sungmin oppa tidak ada di sekitarnya langsung menuju ke rumah sakit, ia berfikir mungkin dia ada di sana.
            Sesampainya di depan ruang inap eun jin, ryeowook tidak mesuk ke dalam, ia hanya melihat dari luar jendela saja. Ia menghela nafas lega setelah melihat eun jin sudah sadarkan diri. Eun jin merasa ada yang melihatnya, ia melihat ke arah jendelan dan mendapati ada seorang namja yang sepertinya ia kenal, tapi ia tidak tau siapa #ini critanya setelah operasi eunjin hilang ingatan sedikit gitu. Melihat adiknya terfokus di satu titik, sungmin menengok ke arah jendela yang sedari tadi ia belakangi. “oh, wookie.. kenapa kau tidak masuk?kemarilah eun jin telah sadarkan diri” ucap sungmin melihat wookie berdiri di depan jendela. “oh, ne  oppa” wookie langsung mengiyakan perkataan sungmin untukm enyuruhnya masuk. Namun betapa kagetnya ryeowook saat ia menyapa lee eun jin. “hai eun jin, bagaimana keadaanmu sekarang?aku sangat mengkhawatirkanmu” ucap ryewook dengan senyum yang mengembang di bibirnya. Namun apa yang terjadi, “emm, aku baik baik saja, kau siapa?” jawab eun jin dengan memandang ke wajah ryeowook. Senyum yang tadi mekar di bibir ryeowook, kini berubah menjadi raut muka yang menggambarkan kekecewaan. Sungmin ikut kaget mengapa teman dekateun jin sendiri tidak ia ingat. Karena merasa tidak enak pada ryeowook, sungmin oppa meminta maaf pada wookie. “emm, wookie.. mianhe, jeongmal mianhe karena....” belum sempat ia melanjutkan kalimatnya wookie oppa sudah menjawbnya “anniyo, gwenchana” jawab ryeowook yang kemudian di iringi langkahnya untuk meninggalkan ruangan tersebut. Lee sungmin hanya bisa memandang ryewook pergi tanpa berusaha menahannya, karena ia tahu bagaimana perasaan ryewook sekarang, sedangkan eun jin hanya menatap dengan pertanyaan besar di fikirannya.
            Di suatu sudut kota dengan keheningan malam ryewook duduk sendirian di sebuah tempat duduk di sana. Melamun dan tak hentinya bertanya kenapa eun jin lupa dengan dirinya, walaupun ia merasa sakit sekali karena orang yang ia sayang malah lupa akan dirinya namun ia tak akan menangis, karena ia yakin pasti suatu saat eun jin akan inga kembali akan dirinya.
3 bulan kemudian....
            Eun jin telah kembali ke seoul setelah 3 bulan menjalani terapi di jepang bersama kakaknya.
2 bulan kemudian...
            Atas saran dan konfirmasi dengan dokter, kini eun jin kembali lagi ke bangku sekolah. Namun apabila ia merasakan kepala pusing ia harus segera istirahat, karena itu mungkin masig berkaitan ddengan hasil operasinya.
7 bulan kemudian...
            Setelah melewati waktu yang begitu lama dan telah genap 1 tahun akhirnya ia di nyatakan sembuh oleh dokternya di jepang. Dan untuk sisa pengobatan terakhir ia sudah di perbolehkan untuk berobat di seoul. Namun walaupun eun jin telah dinyatakan sembuh, namun sampai kini ia belum bisa mengingat siapa ryewook oppa. #duh kacian yah oppa...

Chapter 7
~Eun Jin Kembali~
=> To Be Continue